Ramai soal Tawas untuk De「Football Handicap Knowledge」odoran Disebut Picu Kanker, Ini Penjelasan Dokter

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Judi online malaysia

Lantas, benarkah penggunaan deodoran dari tawas dapat memicu kanker?

AdaFootball Handicap Knowledgepun infoFootball Handicap Knowledgermasi iFootball Handicap Knowledgetu diunggah oleh akun Twitter @ohmybeautybank.

Oke menjelaskan bahwa tawas atau dalam bahasa ilmiah adalah aluminium kalium sulfate adalah bahan yang sejak dulu dipercaya dan dikaji secara ilmiah memiliki manfaat.

"Beneran gaboleh kah tawas?trus pake apa dong kalian deodorannya?(yg organik yaa)soalnya aku lagi nyari deodoran organik tp rata rata bahannya kan tawas," tulis pengunggah dalam twit.

Kandungan tersebut adalah antiprespirant (aluminium chloride atau aluminium zirconium).

Namun, hingga kini belum ada bukti penelitian secara ilmiah.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: Dibuka Lagi, Ini Syarat Masuk Bioskop di Wilayah PPKM Level 2 dan 3

Menanggapi hal itu, Dokter spesialis kulit RSUD Prof Dr Margono Soekarjo Purwokerto dr Ismiralda Oke Putranti SpKK mengatakan, kandungan pada tawas yang disebut lebih berisiko menyebabkan kanker.

"Yang harus diingat tawas tidak menghambat produksi keringat karena tawas bukan antiprespirant (aluminum chloride atau aluminum zirconium) yang memang bekerja menghambat produksi dengan cara menutup muara kelenjar keringat," ujar Oke saat dihubungi Kompas.com, Selasa (14/9/2021).

KOMPAS.com - Cuitan mengenai penggunaan tawas untuk deodoran disebut dapat memicu kanker, ramai diperbincangkan di media sosial, Minggu (12/9/2021).

Menurut dia, antiprespirant ternyata yang dikatakan lebih berisiko terkait dengan kanker (terutama Kanker payudara, karena aluminium chloride dan aluminium zirconium mirip dengan hormon esterogen).

Baca juga: Tanggapan Kemenkes soal Ribuan Dosis Vaksin Sinovac Tak Terpakai di Aceh