Simak, 5 Manfaat Merawat Tanaman Hias untuk Kes「Online sports betting sites」ehatan

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Judi online malaysia

Online sports betting siteskOnline sporOnline sports betting sitests betting sitesOnline sports betting sitesareOnline sports betting sitesna banyaknya waktu yang dihabiskan di rumah, maka waktu untuk merawat tanaman hias menjadi tersedia. Tren ini pun diyakini masih akan berlanjut pada tahun 2021 ini.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Merawat tanaman hias bukan hanya untuk mempercantik dekorasi rumah. Ternyata, merawat tanaman hias atau menempatkan tanaman hias di dalam ruangan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan.

Ketika kita bernapas, maka kita membawa oksigen ke dalam tubuh, menghembuskan napas melepaskan karbon dioksida. Selama fotosintesis, tanaman melakukan hal yang sebaliknya.

Dilansir dari Treehugger, Minggu (14/2/2021), berikut ini 5 manfaat merawat tanaman hias bagi kesehatan.

Baca juga: 6 Tanaman Hias Indoor yang Mudah Dirawat, Cocok untuk Pemula

Namun, saat fotosintesis berhenti di malam hari, sebagian besar tanaman menyerap oksigen serta melepaskan karbon dioksida. Akan tetapi, beberapa tanaman, seperti anggrek, sukulen, dan bromeliad menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen.

Baca juga: 5 Ide Meletakkan Tanaman Hias di Dalam Rumah

JAKARTA, KOMPAS.com - Merawat tanaman hias menjadi tren yang sangat populer pada tahun 2020 tahun, sejalan dengan menyebarnya virus corona. Untuk menekan penyebaran virus, masyarakat dianjurkan beraktivitas di rumah.

Tanaman menyerap karbon dioksida dan melepaskan oksigen, membuat tanaman dan manusia menjadi mitra yang hebat dalam hal udara. Tanaman membantu meningkatkan kadar oksigen, dan tubuh kita menghargainya.

Hal yang sama terjadi di rumah, di mana tanaman mampu meningkatkan kelembaban di dalam ruangan.

2. Membantu mencegah penyakit

1. Membantu bernapas

Artinya, letakkan tanaman ini di kamar tidur untuk menjaga oksigen tetap mengalir di malam hari.

Studi di Universitas Pertanian Norwegia menemukan bahwa menempatkan tanaman di dalam ruangan mengurangi timbulnya kulit kering, pilek, sakit tenggorokan, dan batuk kering.

Di alam bebas, akar tanaman menyadap permukaan air tanah untuk mencari air yang kemudian menguap melalui daunnya dalam proses yang dikenal sebagai transpirasi. Penelitian menunjukkan bahwa ini menyumbang sekitar 10 persen kelembaban di atmosfer.