Vaksin AstraZeneca, 7 dari 30 Pasien Pembekuan Darah Meninggal di Inggri「betvicor」s

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Judi online malaysia

Kita bbbetvicoretvicorEtvicorbibetvicorbetvicorsa akhiri pandemi Covid-19 jika kita bersatu melawannya. Sejarah membuktikan, vaksin beberapa kali telah menyelamatkan dunia dari pandemi.

Vaksin adalah salah satu temuan berharga dunia sains. Jangan ragu dan jangan takut ikut vaksinasi. Cek update vaksinasi.

Mari bantu tenaga kesehatan dan sesama kita yang terkena Covid-19. Klik di sini untuk donasi via Kitabisa.

LONDON, KOMPAS.com - Regulator medis Inggris pada Sabtu (3/4/2021) melaporkan, tujuh dari 30 pasien pembekuan darah usai disuntik vaksin AstraZeneca meninggal.

Jerman juga menempuh kebijakan yang serupa awal pekan ini.

Belanda pada Jumat (2/4/2021) menghentikan penyuntikan dengan vaksin virus corona AstraZeneca untuk orang di bawah 60 tahun, setelah muncul lima kasus baru pembekuan darah di wanita, salah satunya meninggal.

Laporan ini dikeluarkan Inggris di tengah maraknya negara-negara yang menghentikan sementara penyuntikan vaksin Covid-19 AstraZeneca.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Baca juga: Sejumlah Negara di Eropa Kembali Gunakan Vaksin Virus Corona AstraZeneca

Kemudian pada Rabu (31/3/2021) EMA kembali menegaskan vaksin AstraZeneca aman, dan para ahli tidak menemukan faktor risiko khusus seperti usia, jenis kelamin, atau riwayat medis.

"Dari 30 laporan hingga dan termasuk 24 Maret, sayangnya 7 telah meninggal," lapor Badan Regulator Kesehatan dan Obat-obatan Inggris yang dikutip AFP.

Badan Obat-obatan Eropa (EMA) sebelumnya menyatakan vaksin corona AstraZeneca aman, dan berharap bisa mengumumkan solusi atas kasus pembekuan darah ini pada 7 April.

Kita peduli, pandemi berakhir!

Baca juga: Benarkah Vaksin AstraZeneca Mengandung Tripsin Babi? Ketahui Proses Produksinya